Tegar, Atlet Catur Banjir Prestasi Tapi Minim Perhatian Pemerintah

SeputarBoltim.com – Tegar Khadafi Pratama Sumendap, 17 tahun, adalah putra pertama pasangan suami-istri Jemi Sumendap dan Lisa Mokoagow. Ia lahir di Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, 9 Januari 2004. Putra kedua pasangan ini berusia 9 tahun, bernama Afandi Sumendap.

Tegar saat ini duduk di bangku kelas III SMAN 9 Manado. Tegar merupakan atlit muda catur yang sudah melanglang ke beberapa daerah.

Bakat dan prestasi catur Tegar diawali sejak dia duduk di bangku SD. Saat kelas I SD, Tegar yang baru berusia 7 tahun berhasil menjadi juara IV di 02SN tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Tegar saat mengikuti Kejurnas di Makassar tahun 2014 (F: Ist)

Dia juga pernah berlaga di O2SN tingkat nasional di Kalimantan pada 2012. Saat itu Tegar masih duduk di kelas III SD. Dia mewakili Sulut di cabang olahraga catur setelah menjuarai lomba tersebut di tiga tingkatan O2SN, tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi.

Setahun kemudian, Tegar kembali menyabet medali emas Kejurda dan diutus ke Kejurnas di Makassar. Di sana, Tegar berhasil masuk 10 besar untuk kategori klasik.
Saat duduk di kelas V SD, Tegar yang berusia 10 tahun mewakili Kabupaten Boltim menyabet juara V Kejurda.

Mendapat medali emas di Kejurprov
Papua tahun 2017 (F: Ist)

Di usia ini dia mendapat tawaran dari Kabupaten Wamena, Provinsi Papua, untuk mewakili daerah tersebut di Kejuaraan Catur Provinsi Papua. Di ajang tersebut, Tegar berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Wamena. “Saya mendapat bonus pembinaan total Rp 50 juta waktu itu,” kata Tegar, Rabu 30 Juni 2021.

Ketika duduk di kelas VI SD, tegar tak diijinkan lagi mengikuti O2SN di Boltim. Alasannya, tutur Tegar, dia disebut bukan lagi atlit catur Boltim melainkan Papua.

Pos terkait