Istri Wagub Sulut Perkenalkan Program Bohusami Perempuan Hebat

Kadis P3A Provinsi Sulut, dr Kartika Devi Tanos (tengah) didampingi Rosita Pobela (kanan) dan Sangadi Tutuyan III Imran Pakaya, memperkenalkan program Bohusami Perempuan Hebat kepada para kelompok tani dan nelayan perempuan di Desa Tutuyan, Rabu 1 Desember 2021.

SeputarBoltim.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr Kartika Devi Tanos, mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu 1 Desember 2021.

Kunjungan istri Steven Kandouw, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, untuk memberikan sosialisasi ‘stop kekerasan terhadap perempuan’, menghadiri vaksinasi anak di SMP Negeri 1 Buyat serta berkunjung ke salah satu anak korban kekerasan seksual.

dr Kartika Devi Tanos didampingi istri Wabup Boltim Oskar Manoppo, Rosita Pobela, juga sempat mengunjungi dan berdiskusi dengan kelompok tani dan nelayan perempuan di Desa Tutuyan III, Kecamatan Tutuyan.

Kepada para pelaku perempuan tersebut, dr Kartika Devi Tanos memperkenalkan program tabungan dan kredit Bohusami Perempuan Hebat.

Dijelaskan bahwa program tersebut merupakan kerjasama Dinas P3A Provinsi Sulut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut bersama Bank Sulutgo.

“Kita memberikan bantuan kepada perempuan-perempuan hebat ini, fokusnya perempuan pra sejahtera, perempuan sebagai kepala rumah tangga, perempuan penyintas kekerasan dan perempuan penyintas bencana,” jelasnya.
Bantuan-bantuan iniz lanjutnya, diberikan secara komprehensif, berupa pelatihan gratis dan bantuan peralatan pelatihan.

“supaya mereka membuka tabungan Bohusami Perempuan Hebat. Benefitnya antara lain, mereka dapat KUR tanpa anggunan, ini supaya perempuan-perempuan hebat yang sudah dapat pelatihan, selanjutnya dapat bantuan keuangan, ini untuk suport UKM mereka,” terangnya.

Untuk usaha da keterampulan yang bisa dilatih atau dikembangkan oleh para perempuan hebat di Kabupaten Boltim sendiri diantaranya, usaha menjahit, salon, tata boga, budidaya tanaman dan sayuran hidroponik.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *