Desa-Desa Ini Tidak Bisa Diterapkan Belajar Daring

Siswa di desa yang tidak memiliki jaringan seluler atau tidak memiliki HP android mendapatkan pelajaran langsung di rumah masing-masing oleh guru. Tampak kegiatan belajar di rumah siswa oleh salah satu guru di Wilayah Kecamatan Modayag Barat. (Sumber foto: Dinas Pendidikan Boltim)

SeputarBoltim.com – Beberapa desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak bisa diterapkan sistem belajar secara daring.

Ini disebabkan karena ketiadaan jaringan seluler di desa-desa itu. Yakni Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan, Desa Jiko Molobog dan Jiko Utara Kecamatan Motongkad, Desa Matabulu, Matabulu Timur dan Jiko Belanga Kecamatan Nuangan, serta Desa Kokapoy dan Kokapoy Timur, Kecamatan Mooat.

Bacaan Lainnya

“Makanya kepada siswa di desa-desa itu kita terapkan sistem belajar langsung. Guru-guru kunjungi langsung siswanya secara bergantian dengan tetap menerapkan prokes,” kata Kepala Dinas Pendidikan Boltim, Yusri Damopolii, Selasa 27 Juli 2021.

Mantan Kepala SMA Negeri 1 Kotabunan ini mengungkapkan, pihaknya terus mengawasi pelaksanaan proses belajar mengajar kepada para siswa selama masa pandemi Covid19.

“Baik yang belajar secara online (daring) maupun yang belajar dengan sistem mengunjungi siswa di rumah-rumah, kita pantau terus,” ungkapnya.

Tidak hanya di desa yang tak memiliki jaringan seluler, sistem mengajar dengan cara mengunjungi siswa di rumah juga diberlakukan pada kondisi tertentu.

“Untuk siswa-siswa yang tidak memiliki HP android, kita haruskan gurunya untuk mengakar langsung ke rumah siswa. Kita tidak ingin siswa kehilangan haknya untuk mendapatkan pelajaran sekolah,” pungkasnya.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *