Beri Sanksi Tegas ASN Poligami tanpa Ijin

Sunarto Kadengkang (Anggota DPRD Boltim)

SeputarBoltim.com – Praktik poligami di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjadi perbincangan masyarakat Boltim.

Isu ini seiring terungkapnya kasus dugaan poligami dan penelantaran anak dan istri yang dilaporkan HK alias Ira, ASN Pemkab Boltim, ke Polres Boltim belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Ira melaporkan suaminya, AM alias Abdal yang tak lain adalah pejabat Eselon IIIA di Sekretariat Daerah (Setda) Boltim, ke Polres Boltim pada akhir Desember 2021.

Tak hanya di Polres Boltim saja, Ira juga melaporkan ayah dari tiga anaknya ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim.

“Pemkab harus tegas memberikan sanksi kepada ASN yang melanggar. Karena sudah jelas perilaku ini mengangkangi aturan pemerintah,” sebut anggota DPRD Boltim, Sunarto Kadengkang, Senin 24 Januari 2022.

Menurut politisi Partai Perindo ini, Pemerintah Kabupaten Boltim sudah seharusnya menegakkan aturan terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh seorang aparatur.

“Kami akan meminta pihak Pemkab untuk menjelaskan persoalan ini. Sejauh mana penanganannya,” ungkap dia.

Kepala BKPSDM Boltim Moh Rezhah Mamonto memastikan bahwa pihaknya menseriusi kasus tersebut.

“Aturan akan kita tegakan. Seorang aparatur negara telah diatur seluk-beluknya termasuk mengenai pernikahan dan perceraian,” kata Rezha, Senin 24 Januari 2022.

Untuk pengaduan Ira, lanjut Rezhah, pihaknya masih terus mendalami sembari menunggu proses penyelidikan kasus di Polres Boltim.

Sekedar diketahui, pemerintah tidak melarang ASN beristri lebih dari satu atau poligami.

Pemerintah justru telah mengatur prosedur yang harus dipenuhi seorang ASN yang ingin berpoligami, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Sipil.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *